320x100

Waduh! Pakai Kata Wajib, Ini Tuntutan Keras Novel Kepada Hakim PK Ahok!


CeriNews.com -Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin meminta hakim mahkamah agung (MA) menolak berkas memori peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sebab menurutnya, hal itu adalah tindakan melanggar hukum.

"Wajib hakim MA menolak pengajuan PK yang telah menyalahi prosedur hukum yang berlaku karena telah melampaui batas kewenangan proses banding dan kasasi dan landasan dari yuris prudensi itu ditolak," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (24/2).

Berdasarkan pengamatannya, beberapa PK atas kasus sensitif yang sama juga ditolak.

"Sebagaimana ada beberapa kasus seperti itu ditolak oleh hakim MA apalagi ini masalah penistaan agama yamg sangat sensitif bersinggungan dengan umat Islam," tegas Novel.

Dia menduga, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajukan PK untuk menghindari resiko penambahan vonis. Sebab dengan mengajukan PK, vonis terpidana dapat berkurang.

"Dengan upaya tim pembela Ahok ini mengajukan PK menghindar dari kasus banding dan kasasi yang dengan resiko bisa ditambah vonis tahanannya," timpalnya.

Novel menjelaskan, semua itu mendasar pada yurisprudensi atau banding dan kasasi yang apabila terpidana mengajukan keduanya ada kemungkinan bertambah berat.

Dasar hukum yang dimaksud adalah pasal 266 ayat 3 KUHAP, ketentuan itu berbunyi, 'Pidana yang dijatuhkan dalam putusan peninjauan kembali tidak boleh melebihi pidana yang telah dijatuhkan oleh putusan semula'.

Sebelumnya diberitakan, berkas memori PK Ahok diajukan pada tanggal 2 Februari 2018 lalu.

Sebagai tindak lanjut, majelis hakim menetapkan sidang perdana PK tersebut akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (26/2) mendatang

Sumber: jawapos.com

0 Response to "Waduh! Pakai Kata Wajib, Ini Tuntutan Keras Novel Kepada Hakim PK Ahok!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel