320x100

Anies Jelaskan ke Publik Duduk Perkara Mobil Ratna, Eh Mendadak Sindir soal Ahok Begini..!!


CeriNews.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, mobil aktivis Ratna Sarumpaet dibebaskan atas inisiatif petugas Dinas Perhubungan.

Menurut Anies, itu menunjukkan petugas Dishub lebih takut kepada atasan daripada prosedur. "Jangan menumbuhkan kebiasaan takut kepada atasan karena ini warisan takut kepada atasan.

Kalau menjadi pegawai pemerintah, bekerjanya harus takut pada prosedur," ujar Anies di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (5/4/2018).

Anies tidak mau pegawai Pemprov DKI tidak bekerja sesuai prosedur karena takut dimarahi atasan.

Seperti kasus penderekan mobil Ratna Sarumpaet, kata Anies, prosedur untuk warga yang kenal dengan gubernur dan yang tidak kenal tetap sama.

"Apakah teman Pak Gubernur atau bukan teman Pak Gubernur, prosedurnya sama. Jangan pernah takut sama gubernur, takutlah sama prosedur," katanya.

Anies ingin menumbuhkan kebiasaan bekerja sesuai prosedur di Pemprov DKI.

Kata dia, benar atau tidaknya penindakan yang dilakukan Pemprov DKI tergantung pada prosedur yang berlaku, bukan keinginan gubernur.

"Itu yang saya katakan, ini warisan masalah, nih, kebiasaan membahagiakan gubernur. Bukan, jangan kebiasaan membahagiakan gubernur, kebiasaannya adalah menegakkan aturan," ujarnya.

Anies sendiri sudah mengecek kepada stafnya terkait mobil Ratna Sarumpaet yang diderek Dinas Perhubungan.

Kata Anies, stafnya memang menerima telepon dari Ratna, tetapi tidak memberi instruksi apa-apa.

Kata Anies, tiba-tiba justru staf-staf di Dinas Perhubungan yang berinisiatif mengembalikan mobil Ratna.

"Karena ditelepon (Ratna), ditanya (oleh staf) ada apa. Dari situ justru ada inisiatif tindakan dari staf-staf di dinas," ujar Anies.

Karena statemennya itu alih-alih mendapat dukungan Anies Baswedan justru dibully warganet.



..












(Kompas.com/beritaterheboh.com)

2 Responses to "Anies Jelaskan ke Publik Duduk Perkara Mobil Ratna, Eh Mendadak Sindir soal Ahok Begini..!!"

  1. Jaman Ahok tdk akan ada kasus seperti ini. Org seenaknya nelpon gubernur. Berani nelpon Gubernur, tp bermasalah? Kelar idup loe , Kadis Hub juga udh pasti dilempar jauh jauh tuh.

    BalasHapus
  2. Ya ituah komentar dr seorg PECUNDANG yg bersembunyi DI BALIK KETIDAKMAMPUANNYA bekerja.. hanya bisa NYINYIR tanpa bukti.. kasihan hasil jual ayat dan mayat!!

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel