320x100

Habis Hina Gus Yahya, Kader PKS Ini Curhat Menyesal dan Minta Maaf. Netizen Beberkan 4 Jejak Hitam PKS Hina Tokoh NU!


CeriNews.com - Kader Partai Keadilan Sosial Salman Alfarisi meminta maaf karena menghina anggota Wantimpres Yahya Cholil Staquf yang berangkat dan mengisi kuliah di Israel beberapa waktu lalu.

"Dengan kerendahan hati saya meminta maaf kepada: bapak Prof. Yahya Staquf, Warga nahdhiyyin dan DPP PKS atas postingan saya yang menampilkan kata-kata kurang pantas," kata Salman melalui akun Facebook-nya.

Beberapa hari lalu, Salman mengunggah gambar bertuliskan hinaan kepada Yahya melalui akun Facebook-nya. Unggahan itu kemudian jadi polemik di media sosial Twitter.


"Tak Puas jadi Wantimpres di Istana Negara.. Cecunguk itu Angkat Telor Cari Muka ke Israel.. Mau Merangkap Jadi Wantimpres Israel?" unggah Salman, Selasa lalu.

Unggahan itu kini sudah hilang dari laman Facebook-nya dan Salman langsung meminta maaf karena hal itu memicu penolakan dari banyak pihak.

"Kata-kata yang saya sampaikan sangat emosional dan itu karena menyangkut perjuangan rakyat Palestina yang selama ini kami perjuangkan di Indonesia," kata Salman.

Ia menegaskan unggahan itu tidak bermaksud menyinggung anggota Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU).

"Kemudian saya sampaikan bahwa postingan tersebut karena kekhilafan saya pribadi dan tidak ada kait-mengait dengan PKS dari tingkat pusat hingga ranting yang juga sedikit banyak berimbas kepada PKS selaku partai dakwah yang menjunjung tinggi nilai dakwah yang hikmah dan mauizhah hasanah," ucapnya.

Selain Salman, kader PKS lainnya Tifatul Sembiring juga sibuk 'meramaikan' polemik keberangkatan Yahya ke Israel. Di akun Twitter-nya, Tifatul mengajukan tiga pertanyaan kepada Yahya.

"Mas Yahya boleh nanya enggak? Kunjungan ke Israel ini atas suruhan Presiden atau iso isoan jenengan dewe' ae? Waktu ketemu Netanyahu sempet tanya nggak, mengapa Israel membantai 60 penduduk Ghaza pas 2 hari sebelum puasa?" cuit Tifatul melalui Twitter.

Netizen beberkan jejak hitak PKS menghina Tokoh NU:

1.ketua DPD PKS Medan Salman AlFarisi Gus Yahya




2.Kader PKS Kotamubagu Sulut Kadir Rumoroy hina KH Said Aqil




3.Politikus PKS Depok Aceng Toha hina Gus Mus




4.Mustofa Nahra,mantan caleg PKS hina istri alm Gus Dur






Dikritisi budayawan Gunawan Mohamad

Dari laman FB Goenawan Mohamad ditulis,

Seorang politikus PKS, Salman Alfarasi, menyerang K.H. Yahya Cholil Staquf dengan memanggilnya “cecunguk”. Rizieq Shihab mencerca Presiden Jokowi dengan kata “goblog” dan menyebut Menteri Agama Lukman Saifudin “kurang ajar”. Amien Rais menuding Presiden Jokowi “musuh Allah”.

Kasarnya kata-kata mengingatkan saya ke suasana politik tahun 1960-an. Ketika politik dibangun dengan demagogi dan fanatisme, ketika memaki dan mencerca dianggap ekspresi “berani karena benar”, ketika kebencian dikipasi dan ditiupkan terus menerus — ketika itu kekerasan sedang menanti. Persaingan politik jadi perang, sikap politik jadi absolut, dan militansi jadi kebengisan.

Kita pernah mengalaminya menjelang 1965. RRT pernah mengalaminya di masa “Revolusi Kebudayaan”, ketika Mao Zhedong, Ketua Partai Komunis, memperkukuh posisinya dan membasmi pesaingnya.

Kita tahu yang tragis dan mengerikan terjadi.

 (CNNIndonesia.com/Beritaterheboh.com)



0 Response to "Habis Hina Gus Yahya, Kader PKS Ini Curhat Menyesal dan Minta Maaf. Netizen Beberkan 4 Jejak Hitam PKS Hina Tokoh NU!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel