320x100

Pelaku Pelemparan Kantor NU Magelang Ditangkap, Alasan Merusak Bikin Geregetan!!!


CeriNews.com - Polres Magelang menangkap pelaku pelemparan kantor Nahdliyyin Center Magelang, Jumat (26/10) lalu. Pelaku adalah seorang penjual madu dan buku-buku agama yang mengaku berbuat atas inisiatif sendiri.

"Setelah kita lakukan penyelidikkan, pencarian, dan pemeriksaan beberapa saksi, kita berhasil menangkap pelaku yang memecahkan kaca pintu kantor Nahdliyyin Center," jelas Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, di Mapolres Magelang, Minggu (28/10/2018).

Tersangka pelaku tersebut berinisial NA (44). Dia ditangkap Sabtu (27/10) di tengah jalan, ketika akan pulang ke rumahnya di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil dari pemeriksaan saksi di tempat kejadian perkara, rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti yang diamankan.

"Adapun beberapa barang bukti yang kita amankan di antaranya sepeda motor, bongkahan batu, pecahan kaca, jaket, helm, celana," tutur Hari.



Menurut Hari, pelaku berprofesi sebagai penjual madu dan buku-buku agama. Dia bukan merupakan seorang anggota atau aktivis ormas maupun kelompok tertentu di Magelang.

"Jadi pelaku ini bergerak sendiri, secara individu. Setelah dilakukan pendalaman, pelaku tidak ada berafiliasi dengan ormas atau kelompok agama tertentu di Magelang," terang Hari.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 410 KUHP tentang perusakan gedung, subsider 406 KUHP tentang perusakan barang.

"Ancaman hukuman untuk yang Pasal 410 KUHP 5 tahun penjara, sedangkan Pasal 406 KUHP ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan," tandas Hari.
(mbr/mbr)

Perusak Kantor NU Magelang Marah Akibat Insiden Bendera di Garut

NA, tersangka pelaku pelemparan batu ke Kantor Nahdliyyin Center di Salam, Kabupaten Magelang, telah ditangkap polisi. Kepada petugas, dia mengaku marah atas pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota Banser di Garut.

NA (44) ditangkap Sabtu (27/10) di tengah jalan, ketika akan pulang ke rumahnya di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil dari pemeriksaan saksi di tempat kejadian perkara, rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti yang diamankan.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, mengatakan NA berprofesi sebagai penjual madu dan buku-buku agama. Dia bukan merupakan seorang anggota atau aktivis ormas maupun kelompok tertentu di Magelang.

"Jadi pelaku ini bergerak sendiri, secara individu. Setelah dilakukan pendalaman, pelaku tidak ada berafiliasi dengan ormas atau kelompok agama tertentu di Magelang," terang Hari di Mapolres Magelang, Minggu (28/10/2018).

Pelaku mengaku beraksi sendirian sebagai pelampiasan kemarahan atas pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota Banser di Garut.

"Jadi ini reaksi kemarahan pelaku dari kejadian di Garut. Pelaku kemudian membaca berita-berita di media sosial, membaca perkembangan kejadian lalu marah dan melampiaskan kemarahan dengan melakukan aksi pelemparan kaca itu," urai Hari.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 410 KUHP tentang perusakan gedung, subsider 406 KUHP tentang perusakan barang.

"Ancaman hukuman untuk yang Pasal 410 KUHP 5 tahun penjara, sedangkan Pasal 406 KUHP ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan," tandas Hari.
(detik.com)

0 Response to "Pelaku Pelemparan Kantor NU Magelang Ditangkap, Alasan Merusak Bikin Geregetan!!!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel