320x100

Karir Militernya Dituding Telah Dikorbankan Oleh SBY, Begini Reaksi AHY hingga Penonton Rosi Riuh


CeriNews.com - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi tudingan terkait dirinya yang dikorbankan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk terjun di dunia politik.

TribunJateng.com, melihat melalui acara Rosi Kompas TV yang tayang pada (16/11/18).

Dalam acara tersebut, Rosi selaku pembawa acara melempar sebuah pertanyaan terkait kiprah AHY di dunia politik,

"Waktu satu setengah tahun, sebenarnya waktu yang sangat singkat untuk menempa seseorang menjadi politisi, 2017 bisa dibilang anda seorang prajurit, terus menjadi rakyat sipil lalu terjun ke dunia politik, banyak yang bilang anda ini korbna ambisi politik pak SBY, apa tanggapan mas AHY," tanya Rosi.

 AHY mendengar pertanyaan itu lantas tersenyum.

AHY lantas mengaku bahwa ia tidak dikorbankan dan tidak merasa dikorbankan.

"Tidak sama sekali, saya tidak merasa dikorbankan oleh siapapun, tidak ada orangtua yang mengorbankan anaknya sendiri, kita yang punya orangtua, dan orangtua punya anak, pasti apapun kita lakukan demi kesuksesan dan kebahagiaan anaknya, sesuai dengan pilihan jalur hidupnya, sama seperti Pak SBY memiliki semangat yang sama," ujar AHY.

Lantas AHY mengaku bersyukur telah berkesempatan untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta.

"Saya merasa bersyukur mendapat momentum sejarah, Pilkada DKI Jakarta saya anggap sebagai kawah candradimuka, masa penggembelangan saya untuk masuk ke dalam dunia pengabdian yang baru yakni dunia politik," ujar AHY.

AHY lantas mengatakan bahwa perjalanan masih panjang.

Ia juga mengaku akan konsisten untuk sabar untuk meniti jalan politik.

"Perjalanan saya masih panjang, masih jauh ke depan, InsyaAllah saya untuk konsisten untuk sabar meniti jalan itu, tapi saya bukanlah orang yang penting jalan saja, tidak tetapi saya punya sasaran punya obyektif yang ingin saya capai dengan baik, mudah-mudahan itu yang saya pelihara dengan baik," ujar AHY.

Lantas, pernyataan AHY itu mendapatkan tepuk tangan penonton.

Diketahui sebelumnya, pada tahun 2016, AHY melepas dunia militernya.

"Pada kesempatan ini pula, izinkan saya untuk mengucapkan rasa terima kasih, hormat dan juga bangga saya kepada para atasan, senior, yang telah mendidik saya selama ini,"

Kepada rekan-rekan perwira yang telah bekerja bersama, serta seluruh prajurit yang pernah saya pimpin

terus terang dengan hati yang berat, karena lebih dari 15 tahun saya berdinas di bidang keprajuritan, di jajaran TNI yang saya cintai dan saya banggakan," ujarnya.

Kendati sangat berat untuk meninggalkan nama besar TNI yang telah menempa dan mendidiknya menjadi prajurit yang berprestasi, ia pun akhirnya luluh dan rela memilih menjadi seorang pelayan rakyat.

Ia pun menyetujui pengusungan Poros Cikeas terhadap dirinya, yakni sebagai cagub DKI Jakarta yang berpasangan dengan cawagub Sylviana Murni pada Pilgub 2017 lalu.



Alasan Agus terjun ke politik


Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono ini menyadari banyak orang akan sedih, menyayangkan, dan mempertanyakan keputusannya.

Menurut Agus, keputusan itu tak mudah untuknya.

"Sejak tadi pagi saya mengikuti respons dari berbagai kalangan yang sangat beragam. Saya memahami pasti banyak yang sedih, menyayangkan dan mempertanyakan keputusan yang saya ambil tersebut, karena sesungguhnya saya memiliki karir dan masa depan yang baik di TNI," ujar Agus.

Agus mengatakan, keputusannya maju dalam Pilkada DKI karena ingin mengabdi untuk masyarakat Jakarta.

Bersama dengan Sylviana Murni, dia berharap diberi kepercayaan untuk membuat masyarakat Jakarta semakin maju, aman, tertib, meningkatkan perekonomian, kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial.

Selain itu, dia menginginkan hukum dan keadilan semakin ditegakkan. Pemerintahan dikelola dengan tertib dan transparan serta terbebas dari penyimpangan.

Agus juga mengatakan keputusan untuk mengabdi pada masyarakat Jakarta tidak lepas dari peran TNI.

Dari TNI, Agus mengaku banyak belajar mengabdi tanpa mengenal batas waktu dan batas wilayah penugasan.

Dengan terbata dan menahan tangis, Agus mengungkapkan keputusannya untuk tidak lagi mengabdi di lingkungan TNI.

Untuk jajaran TNI yang saya cintai dan saya banggakan. Saya katakan bahwa saya.siap untuk melakukan pengabdian yang lain di dunia politik dan pemerintahan," ungkap Agus.

"Sejatinya dari TNI pula saya belajar bahwa mengabdi untuk masyarakat tidak mengenal batas waktu dan tidak mengenal wilayah penugasan," katanya

sumber: tribunnews.com via patriotnkri.com

0 Response to "Karir Militernya Dituding Telah Dikorbankan Oleh SBY, Begini Reaksi AHY hingga Penonton Rosi Riuh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel